NgeBLOG, santai saja

Diposting oleh Nafi Abdul Hakim on 8 Desember 2010

Alhamdulillah saya bisa meluangkan waktu sejenak disela-sela Ujian Akhir Semester yang sudah berlangsung sejak senin kemarin sampai kamis minggu depan. Posting kali ini saya buat atas dasar pengalaman pribadi saya.

Ngeblog yang merupakan ‘jantung’nya blogger, apabila sudah mulai muncul rasa ketagihan, untuk beberapa blogger pasti gak rela kalau sampai meninggalkan blognya meski satu hari. Hal tersebut sempet saya rasain, ketika awal mengenal blog dengan seutuhnya di bangku kelas X SMA 11 Surabaya yang tercinta.



Meski awalnya posting yang saya buat gak ada pengunjungnya sama sekali, tapi lama kelamaan pengunjung terus berdatangan. Saya ‘deg-deg’an menunggu komentar dan serunya ‘blogwalking’, menjadi alasan utama saya ‘ketagihan’ ngeblog. Jadi setiap hari, pasti napi selalu ‘apel’ ke warnet dan gak pernah mikir biaya ngeNET pada saat itu. Saya masih inget sebuah ungkapan dari blog guru saya, bahwa ‘BLOG SEPERTI EJAKULASI DINI’, dan terbuktilah ungkapan itu (jangan mikir yang enggak-enggak looo!).

Itulah sekilas dari masa lalu saya. Dan saya sangat menyarankan untuk tidak melakukannya, karena itu merupakan tindakan yang terlalu a.k.a lebay. Ngeblog emang gak harus setip hari atau setiap saat ‘dijabanin’ melulu, kecuali kalau kamu emang punya fasilitas ngenet di rumah atau memang punya tujuan tersendiri di bidang online (terlebih lagi monetizing), itu lain lagi ceritanya. Memang dianjurkan untuk selalu merawat blog kita sesering rutin mungkin. Namun, ingatlah kalau blog bukanlah merupakan hal yang nomor satu dalam hidup kita, masih ada hal yang lebih penting lagi, seperti belajar, bersih-bersih rumah, kerja, ngurusin suami/istri, de el el. Baru kalau kita memang punya waktu luang atau udah gak ada kesibukan lain, kita sempet-sempetin deh ngeblog, terutama blogwalking dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan diantara blogger. 

Intinya, kalau kita ngeblog, santai saja. Terlebih lagi saya yang masih dalam proses menimba ilmu dan menduduki peringkat teratas (bilang aja paling tua, kelas XII) yang harus konsentrasi dulu sama yang namanya OM UNAS, TANTE SNMPTN, sama OMA UMblablabla.   

Jadi saran saya, kalau memang ingin fokus ngeblog, gelutilah dengan serius blog kamu, asal jangan sampai mengganggu kegiatan vital yang lain, terlebih lagi mengganggu pelajaran.

So, be SMART BLOGGER.

{ 8 comments... read them below or add one }

cucuharis mengatakan...

keren
ngbelog ya nikmatilah
ada yg lucu malah, teman saya neglognya jaraaaaaaang banget, tapi aktif kopdar dan ngurus2 komunitas blogger. Ini juga aneh :D

Dolphin mengatakan...

ahhaha Apik mas :g: iia jga seh kadang2 kalo udah ketagiaan ngeblog jd kaya kecanduan kalo aku sih ngeblog cma pngen bagi info ttg postingan d blog q :a:

napi @ muara mengatakan...

@ mas cucuharis : iya, teman saya juga ada yang kek gitu Mas.. hehehhe, tapi itu lebih baik daripada gak ada sosialisasi sama sekali ke sesama blogger....

@ dolphin : itu hal yang mulia dhe... terusin aja... semangat terus ngblog

Adib mengatakan...

Betul banget Tuh..santai tapi pasti...hohohoh...keren..sob...Mampir

hudaesce mengatakan...

:g: betul cekali sob, gak usah terlalu mengejar deadline tuk urusan posting memosting tapi yang penting kita harus santai dan menikmati za apa yang telah kita kerjakan saat ini,

Napi @ muara mengatakan...

@ hudaesce : betul betul betul :d:
saya kalau lagi semangat emang menggebu gebu tuk posting, tapi kalau udah gak ada ide, bisa-bisa seminggu sekali, bahkan sampai sebula sekali

Eka Raharja mengatakan...

ngeblog emang paling enak dibikin santai :D

KLINIK BEKAM GURAH CENTER mengatakan...

ngeblog boleh,.,..,kalau kecapakan atau badan tidak fit.,.,.,hubungiKLINIK BEKAM GURAH CENTER,

Posting Komentar

Kesan, Saran, dan Kritik Anda adalah bagian dari perubahan diri saya menjadi yang lebih baik. Terima kasih

Cara memberi komentar :
1. Pilih pada bagian "Beri Komentar Sebagai"
2. Pilih Anonymous -- untuk Anonim
3. Pilih "Name/URL" -- untuk memberi nama dan alamat web Anda

Terima Kasih @ininafi

Pengikut